0

Rio Siap Jadi Juara


Jika tidak ada kerusakan pada mobil Rio, tema tren minggu ini tentu tidak akan berubah dari debut Rio Haryanto ke F1 Melbourne. Sementara itu, perang pendapat bergeser di media sosial. Pendukung dan pembenci Ahok cenderung menerima gencatan senjata. Demikian pula, serangan antara pendukung Tour De Java VS Blusukan dan rumah berhantu pasti mati. Namun sayangnya, Rio belum memiliki momentum untuk memamerkan kemampuannya dan pada saat yang sama menyatukan permusuhan di atas. Rio harus segera menjadi pusat perhatian karena harapan baru untuk F1 adalah harapan publik untuk Rio. Rio sebenarnya luar biasa, sebagai pemula di F1 sangat mungkin bahwa ia dapat menyalip pembalap senior di F1. Itu bisa dilihat di 18 lap yang sedang dikonsumsi saat ini, tidak kalah dengan pembalap lain. Namun sayangnya Manor belum siap untuk mempersiapkan kesuksesan bagi pembalap seperti Rio.

Memang, masalah kebocoran minyak telah muncul di sesi pra-musim di Barcelona, ​​dan sangat disayangkan bahwa masalah kebocoran minyak hari ini harus menghentikan laju Rio. Indonesia kecewa, Rio juga kecewa, untungnya dia masih bisa tersenyum. Sebuah tanda keindahan dan ketenangan di Rio yang ahli secara mental tetapi masih sederhana. Jika Team Manor berada di kelas yang sama dengan tim lain, kemungkinan sejarah akan berbeda. Tapi itu juga betapa istimewanya Rio. Dia berada di tim Manor yang entah bagaimana bisa mengendarai mobilnya seperti Metromini. Seharusnya tidak heran, gubernur sebagus Ahok, sejauh ini ia belum bisa sepenuhnya memoles Metromini. Pengemudi yang gegabah, mobil berkarat, kursi penumpang dan pengemudi tanpa baut terikat dengan ban karet, belum lagi masalah manajemen dan banyak pemilik yang membuatnya begitu sulit untuk dipersatukan.

Tapi Rio adalah Rio, pengenalan F1 adalah pencapaian yang sangat luar biasa. Hanya 22 pembalap yang ada di sana selama lari. Dan Rio adalah salah satunya. Saat mengutip wakil presiden, lebih mudah menjadi presiden daripada menjadi pembalap F1. Selain menjadi gubernur dan bupati, tentu lebih mudah. Dengan harapan yang sangat tinggi, Rio didampingi (mayoritas) orang Indonesia untuk berkompetisi di arena F1. Tapi seperti kata bijak, kesuksesan harus disertai setidaknya 3 hal: kesempatan, kemampuan, dan kebahagiaan. Pertamina memberikan berkah kepada rakyat Indonesia dan juga dengan bisnis keluarga Rio kesempatan ini untuk Rio, dan hari ini Rio telah menunjukkan kemampuannya, yang tidak perlu diragukan lagi, tetapi untungnya ia belum memihak karena kendala yang tim Manor tidak mau menyiapkan gunung yang cocok untuk Rio.

Saya adalah salah satu pendukung Rio yang kecewa, jujur, saya punya sesuatu yang negatif tentang tim Manor karena kejadian ini. Sesuatu bahkan bisa disembunyikan dari tim Manor. Tetapi saya sangat senang melihat kinerja Rio hari ini, benar-benar menjanjikan, benar-benar menjanjikan. Bukan tidak mungkin acara hari ini adalah momen untuk menyempurnakan Rio dari aspek psikologis mencapai kesuksesan di masa depan. Dan jika masalahnya masih di tim Manor nanti, ini tidak bisa menghalangi kesuksesan Rio. Percayalah, Rio akan menemukan segalanya dan semua orang yang dia butuhkan untuk berhasil, sesuatu yang benar-benar layak dan sudah didedikasikan untuknya.

Sama seperti gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama pasti akan mendapatkan posisi itu, meski ada banyak upaya pihak untuk menyingkirkannya. Ahok tidak mencoba untuk menjadi gubernur lagi, tetapi ketua gubernurlah yang tidak ingin orang lain menduduki dia.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *